Cerita Makhluk Hidup

VIRUS

struktur virus
Ciri- ciri virus
1. Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel)
2. Virus berukuran amat kecil , jauh lebih kecil dari bakteri, yakni berkisar antara 20 mµ – 300mµ (1 mikron = 1000 milimikron).
3. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA)
4. Virus umumnya berupa semacam hablur (kristal) dan bentuknya sangat bervariasi
5. Tubuh virus terdiri atas: kepala , kulit (selubung atau kapsid), isi tubuh, dan serabut ekor.
6. virus memiliki lapisan protein yang disebut kapsid
7. Virus hanya dapat berkembang biak di sel hidup lainnya.
8. Virus tidak dapat membelah diri.
9. Virus tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa, tetapi dapat dikristalkan.
Perkembangbiakan virus
LITIK_LISOGENIK
litik-lisogenik
Klasifikasi Virus
Menurut Lwoff, dkk (1966) dalam Syahrurachman, dkk (1994) dalam klasifikasi virus digunakan kriteria sebagai berikut:
1.Jenis asam nukleat, RNA atau DNA
2.Bentuk dasarnya
3.Ada – tidaknya selubung yang melapisi nukleokapsid
4.Banyaknya kapsomer
5.Sel inangnya
1. a. Virus DNA, contohnya Poxvirus , Hepesviruses, Adenoviruses, Papovaviruses, Parvoviruses
b. Virus RNA, contohnya Orthomyxoviruses, Paramyxoviruses, Rhabdoviruses, Picornaviruses, Togaviruses, Reoviruses, Retroviruses
2. a. Virus bentuk Ikosahedral. Bentuk tata ruang yang dibatasi oleh 20 segitiga sama sisi, dengan sumbu rotasi ganda, contohnya virus polio dan adenovirus.
b. Virus bentuk Heliks. Menyerupai batang panjang, nukleokapsid merupakan suatu struktur yang tidak kaku dalam selaput pembungkus lipoprotein yang berumbai dan berbentuk heliks, memiliki satu sumbu rotasi. Pada bagian atas terlihat RNA virus dengan kapsomer, misalnya virus influenza, TMV.
c. Virus bentuk Kompleks. Struktur yang amat kompleks dan pada umumnya lebih lengkap dibanding dengan virus lainnya. Contoh virus pox (virus cacar) yang mempunyai selubung yang menyelubungi asam nukelat.
3. a. Virus berselubung. Mempunyai selubung yang tersusun atas lipoprotein atau glikoprotein. Contoh Poxvirus, Herpesviruses, Orthomyxoviruses, Paramyxoviruses, Rhabdoviruses, Togaviruses, Retroviruses.
b.Virus telanjang. Nukleokapsid tidak diselubungi oleh lapisan yang lain. Contoh Adenoviruses, Papovaviruses, Parvoviruses, Picornaviruses, Reoviruses
4. a. Virus dengan 252 kapsomer, contoh adenovirus
b. Virus dengan 162 kapsomer, contoh herpesvirus
c. Virus dengan 72 kapsomer, contoh papovavirus
d. Virus dengan 60 kapsomer, contoh picornavirus
e.Virus dengan 32 kapsomer, contoh parvovirus
5. a. Virus yang menyerang manusia, contoh HIV
b. Virus yang menyerang hewan, contoh rabies
c. Virus yang menyerang tumbuhan, contoh TMV
d. Virus yang menyerang bakteri, contoh virus T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!