Cerita Ibu Anak

Mudah Berbagi Rezeki Meski Pandemi, yuk ah!

Terasa betul bagaimana bulan demi bulan dilalui dengan kondisi pandemi yang memilukan. Iya, virus covid-19 ini tidak hanya melanda di satu kawasan, negara, bahkan dunia termasuk Indonesia. Sejak bulan Februari, grafik jumlah pasien yang terdampak virus corona ini semakin meningkat hingga saat ini yang disebut sebut sebagai Era New Normal atau Era yang Baru. Di era yang baru pada akhirnya setiap individu harus melawan virus ini. Aktivitas di pasar, restoran, dll, tetap dilaksanakan dengan protokol yang telah ditetapkan. Penggunaan masker, tempat yang berjarak, meski pada akhirnya protokol tidak dapat mengendalikan hasrat, dan berujung penularan yang tentu tidak dapat diketahui sumbernya. Dengan new normal, perekonomian pun mulai membangkit, namun membangkit pula grafik pasien corona. Pada akhirnya ada pula yang harus dikorbankan. Di masa seperti ini, pandemi membuat kita mampu memberikan nilai pada diri kita sendiri. Apakah kita akan bertahan dan mementingkan untuk egoisme pribadi? Atau justru akan membuka mata dan mengikuti hati nurani? Apakah masih ada ghiroh: SEMANGAT BERBAGI DI ERA BARU ?

Makna Berbagi

Sebenarnya apa sih berbagi itu? Apakah perlu untuk saling berbagi? 

Menurut KBBI, berbagi adalah membagi sesuatu bersama. Atau dengan istilah, sesuatu yang kita miliki kemudian dibagi kepada orang lain yang kemudian jadi milik bersama, begitu menurut opini saya.

Lalu apa itu rezeki? Menurut KBBI, rezeki berarti sesuatu yang didapat, penghasilan, maupun keuntungan dan ini diberikan oleh Tuhan. Nah kalau menurutku, rezeki itu apa-apa yang kita peroleh kemudian dapat kita nikmati secara lahiriyah maupun bathiniyah. Nikmatnya materi berupa uang, dapat kita belanjakan, itu lahiriyah. Kesehatan, keharmonisan rumah tangga, itu bathiniyah.

Tahukah bahwa Tuhan, Allah SWT, sudah terlalu baik kepada kita. Disaat yang lain ada yang di PHK, kita mungkin dengan upah yang dikurangi, masih lebih bersyukur karna memiliki pekerjaan dan penghasilan ketimbang yang akhirnya di PHK dan mencari lapangan pekerjaan baru.

Tahukah, bahwa disana ada yang diberi ujian penyakit yang tak kunjung sembuh, sedangkan kita masih bisa berjalan, berlari, bersenda gurau.. Allah terlalu baik kepada kita.

Apa yang dapat kita lakukan atas kebaikan yang Allah kasih?

Bersyukur: Berbagi Rezeki Meski Pandemi

Bersyukur tidak hanya melalui ucapan saja tapi juga tindakan, berbagi rezeki adalah cara terbaik sebagai tindakan syukur kita. Sekecil apapun nilainya, seminim mungkin bentuknya, itu adalah sudut pandang kita. Dan pada akhirnya Allah SWT yang mengukur kualitas apa yang sudah kita berikan kepada orang lain.

Nah, apa aja sih yang bisa kita usahakan sebagai bentuk rasa syukur kita untuk berbagi di masa pandemi seperti ini:

  1. Sedekah berbentuk uang. Selain untuk membantu dalam bentuk materi keuangan, sedekah uang juga termasuk salah satu cara untuk membersihkan keuangan kita. Anggaplah kita sembari membersihkan roda putar keuangan kita, kita juga membantu kerabat dekat, saudara jauh, maupun orang yang tidak dikenal namun jelas membutuhkannya. 
     
  2. Bongkar lemari baju. Sembari minimalisir jumlah pakaian di lemari yang menumpuk, pilah baju layak pakai dan sudah tak lagi sering digunakan, kemas dan siap sumbangkan. Dan ga hanya dalam misi berbagi, ternyata meminimalisir penggunaan pakaian juga merupakan salah satu kontribusi dalam mencintai bumi. Yap betul, berdayakan diri untuk mengurangi limbah tekstil.
  3. Berbagi hasil panen. Bagi pecinta tanaman alias hobi tanam menanam, bisa banget nih ikut berbagi kebahagiaan menikmati hasil panen. Tomat, terong, sawi, cabai, dll; menyenangkan tetangga dengan membagi hasil panen. Sedangkan menanam pun juga sedekah pada alam, ada siklus roda ekosistem didalamnya, memperbaiki kualitas udara bagi orang-orang disekitarnya. Maasyaa Allah.
  4. Mentraktir makanan tentu menyenangkan hatinya, mengenyangkan perutnya. Kalau warga di daerahku, paling suka mentraktir santri, katanya santri itu sedang jihad fii sabilillah, dan kita menambah kebahagiaannya dengan mentraktir makanan apalagi makanan lezat😊. Kita juga bisa mentraktir karib atau kawan kita. Ini juga bagian dari makna berbagi rezeki.
    Makan eskrim bareng
  5. Berbagi Ilmu ini macam caranya. Misal kita sharing di medsos kita terkait tutorial memanfaatkan botol bekas, ataustatus yang memotivasi dan positif, pesan terusan yang menghibur hati, atau semisal ada anak-anak di kampung sekitar kita, bisa kita ajak untuk belajar bersama mengajar matematika atau IPA misalnya.
  6. Berkata yang baik. Kadang tanpa sadar ketika bermain medsos, kita jadi terpancing untuk berkomentar. Lebih-lebih akhirnya keluarlah kata-kata menghujat, menghina, dsb. Jika tidak suka, cukuplah diam, atau jika tak tahan untuk mengkritik, gunakan dengan kata yang baik. Karena berkata baik adalah bagian dari berbagi energi positif.
  7. Senyumlah meski kita sedang sulit. Berzikirlah jika tak ada materi yang bisa kita beri.

 

Jadi…….

Adanya pandemi, bisa jadi Allah SWT kasih sebagai ajang untuk saling berbagi. Ada yang sulit maka dibantu dengan yang mendapat kemudahan. Adapun yang sebenarnya masih mudah, jangan merasa mendapat kesulitan, justru tutupi rasa kesulitan itu dengan berbagi.

Semangat Berbagi Di Era Baru bersama LAZ UCare Indonesia

Nah banyak temen-temenku yang suka curhat nih, apalagi yang tinggal di perkomplekan, “Sekitar rumah rerata keluarga yang mampu, dan alhamdulillahnya keluarga besar juga masih diberi kecukupan. Akhirnya mentok, ingin berbagi tapi bingung kemana dan kesiapa”.

Pas banget nih mampir di blog ini 😊Jadi, ada beberapa lembaga di Indonesia yang mengelola dana seperti sedekah, infaq, zakat, dan tentunya tepat sasaran untuk didistribusikan langsung ke yang membutuhkan. Yap, salah satunya LAZ UCare Indonesia. Barangkali teman-teman ada yang belum tau, lembaga ini sudah ada sejak 2017 dan untuk dokumentasi serta cerita berbagi nya bisa kepoin langsung ke Fanspage nya LAZ U-care ID atau instagramnya lazucare. Cara transaksinya pun mudah. Cukup kunjungi website nya LAZ UCare Indonesia

https://youtu.be/UJyiZuqJdCs
rekam layar website ucareindonesia.org

Kita pun bisa mengkalkulasikan pendapatan kita atau mengkategorikan mana yang sudah masuk kriteria kita untuk “berbagi”, apakah sedekah, infaq, donasi, atau seberapa besar wajib zakat kita. 

Bahkan nih, ada lagi cara yang paling mudah berbagi bareng LAZ UCare, cukup scan QR langsung set set transaksi beres 😁 contohnya nih pas idul adha kemarin, cukup scan QRIS kita udh bisa kirim dana dan dananya pun dikelola menjadi sedekah daging untuk anak yatim. Maasyaa Alloh. Jadi, sungguh jangan beraalasan lagi buat males-malesan “berbagi” yaaa… 

bismillah…yuk saling mengingatkan tuk berbagi.. 

“Tulisan ini diikutsertakan dalam rangka Lomba Blog LAZ Ucare Indonesia 2020”

Semoga bermanfaat..

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!