Sastra dan seisinya

Biru

hari ini tidak terasa sudah genap 200 hari sejak pertama kali aku berkenalan denganmu. yang kutahu saat itu adalah pancaran aura menenangkanmu. kamu dan tatapan teduhmu membuat hari itu seketika berubah menjadi biru.

“kamu suka warna biru ya?” tanyamu membuyarkan lamunanku.

aku duduk di taman kampus. kurasa tempat ini sangat pas untukku terutama saat aku sedang ingin menyendiri: sibuk dengan tumpukkan tugas-tugasku.

“Eh, kok tiba-tiba nanya begituan?” jawabku spontan.

“habisnya, hampir semua bukumu yang aku pinjam, selalu saja ada hambar ini.” katanya sambil menunjuk sebuah gambar disudut halaman. bintang.

“Oh itu. aku memang suka bintang. kata ibu, mungkin karna mengalir dari namaku. ada surat didalam al-quran yang berarti bintang, dan namaku disebutkan dalam surat itu. mungkin terkesan dipaksakan. tapi kalau dipikir-pikir bisa jadi begitu.” kataku sambil tersenyum.

“bintang ada di langit. langit yang aku suka adalah saat ia berwarna biru. bukan biru kelam, tetapi biru yang sangat cerah. iya, cerah sekali. sampai-sampai aku bisa melihat tawa burung yang terbang di langit.” lanjutku. kali ini senyumku sedikit meringis.

“aduh, teteh bisa banget ya konotasinya.” jawabnya sambil meletakkan tas didepanku. kemudian ia duduk menghadapku dan mengeluarkan sebuah buku, “ini bukumu. makasih ya. kalau bukan karena bukumu, mungkin aku lebih memilih untuk tidak masuk kelas hari ini.”

****************************

aku sudah berkali-kali bilang padamu, tapi kamu tetap saja mendekatiku. kamu anggap jalan berbatu adalah jalan lurus nan halus. aku ini bukanlah perempuan anggun seperti yang kamu idamkan. bukan pula perempuan kalem apalagi memesona. aku lebih sering berteriak kesana kemari, berjalan jauh tanpa memedulikan kanan kiri, bermain sana sini. aku juga tidak banyak tahu tentang sejarah, ilmu pengetahuan, atau ilmu lainnya. yang kutahu hanyalah tentang kepercayaan dan keyakinan antara Aku dan Tuhanku. iya, Tuhanku selalu tau bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Lalu, kenapa kamu…………

Jatinangor, 7 Juni 2015
20.01 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!