Sastra dan seisinya

Puisi untuk Ayah

Teruntuk Lelaki pelindungku
Hari demi hari hingga waktu tak dapat kuterka
Bermain dengan ingatan dan rasa
Dimulai dengan tangisan, buaian, dan didikan

Sajak demi sajak
Ada cerita dibalik cerita
Rindu bak permadani terbang tanpa angin
Dan kau akan selalu menjadi lelaki pelindungku

Ayahku,
Kudoakan sehat selalu membersamaimu
Dan kebahagian selalu mengitarimu
Cinta untukmu,
dariku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!