Sastra dan seisinya

Pangeran Troides

“boleh aku sebut dirimu sebagai pangeran Troides?”
angin bilang kalau kamu akan terbang ke utara. akan pergi jauh, jauh sekali. ternyata kamu berhasil mengecoh angin, dan pada akhirnya kamu terbang sesukamu.
tahukah kamu betapa sulitnya mencuri perhatianmu? bahkan aku tak lagi mampu menghitung berapa banyak tanda tanya (?) yang telah kulontarkan padamu atau mungkin masih terpendam didalam benakku.
kamu tetap saja kamu. tak mampu kutebak. apa yang sedang kamu lakukan. apa yang sedang kamu rencanakan. entah dingin, datar, diam, atau kamu bersembunyi, berpura-pura seolah tak mengetahui sedikit pun?
dan bagaimana denganku? aku hanya bisa menerka-nerka.
kuucapkan selamat untuk dirimu. kamu yang begitu sering membuatku berada dalam sebuah harapan. membuatku benar-benar terkujur kaku dan tak bergeming. yah setidaknya kamu masih mau untuk menjawab. segala tanda tanya, kekonyolanku.
andai saja kamu tahu. bahwa dari sekian banyak jenis kupu-kupu yang datang, aku memilih untuk tetap disini. entah sadar atau pun tidak. entah peduli atau pun tidak. terserah kamu. semoga tidak ada kata terlambat untuk menyadarinya.
menunggumu.
iya, kamu.
Jatinangor, 19 Agustus 2014
23.07 (UT+7)
untukmu,
Pangeran Troides
 
Pangeran troides

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!