• Sastra dan seisinya

    Angin dan Rumput (2)

    “siapa bilang aku sakit?” begitu katamu. aku adalah angin. sesuatu yang tidak pantas dianggap keberadaannya. jujur saja, mungkin dunia ini hanya akan membahas tentang dirimu dan dirimu. bagiku itu sudah cukup. karena segala yang kutahu tentang alam dan seisinya adalah tentangmu. sekalipun terkadang ada perasaan iri yang mengganjal, tapi ini bukanlah alasan bagiku untuk tidak memikirkan segala hal tentang dirimu. ah andai saja kamu tahu. selama ini saat kamu menganggapku hanya sekadar lewat tanpa ada sapa sedikit pun, sejujurnya itu adalah rahasia. semacam sebuah cara (mungkin) agar kamu tanpa sadar akhirnya bertanya-tanya: tentang keberadaanku. aku sebagai angin. selalu ada disekitarmu. selalu ada disampingmu saat kamu membutuhkan sandaran, selalu ada dibelakangmu…

  • Sastra dan seisinya

    Menemukanmu

    -Putri masih ingat betul sapaan angin tadi malam. dinginnya menyelinap diantara obrolan kita saat itu. kupikir aku hanya sekadar bercanda atau mungkin iseng: tak kan kubiarkan malam ini sia-sia pergi tanpa meninggalkan bekas antara aku dan kamu. namaku Putri. aku sekarang sedang memfokuskan diriku untuk mendalami makna dari sebuah kata: belajar. pada kenyataannya hidupku tidak sepenuhnya seperti namaku. banyak orang bilang aku cantik, pintar, multitalenta, pandai bergaul, dan mudah sekali mendapatkan sesuatu dari setiap apa yang kuinginkan. tapi tenang saja, aku tak akan membiarkan hati ini meloncat begitu jauh nan tinggi. karena setiap apa yang kuimpikan dan kulakukan bukanlah apa-apa jika itu bukanlah karenaMu. sudah bertahun-tahun aku membiarkan diriku beradaptasi…

  • Sastra dan seisinya

    Jembatan Harapan

    sudah beberapa hari ini, menjelang aktivitas akademik, aku mengalami ragam cerita menarik. kadang suka, senang, lucu, kekhawatiran, sedih, dan masih banyak lagi. hal-hal itu memang biasa dialami. dan aku tidak akan mengeluh karena itu. namun ada satu hal yang membuatku sedikit terdiam. raut wajah seketika berubah menggambarkan kebingungan. mungkin kamu akan bertanya-tanya tentang apa yang akan terjadi. apapun itu, ini ada hubungannya dengan sifat alamiah seorang wanita. saat dirimu harus tersingkap dalam sebuah jembatan yang tak dapat dimengerti bagaimana ujungnya. jembatan harapan. ini bukan tentang harapan bagaimana kisah hidupmu di masa depan. hei, kubilang harapan itu berbeda dengan mimpi. mau bagaimanapun juga, saat kamu harus melepas yang namanya sebuah ‘harapan’,…

  • Sastra dan seisinya

    Sang Pencerita

    hai pernahkah kamu mendengar namaku? aku memang tidak terkenal seperti dirimu. kamu yang selalu bersinar dan aku tetap menjadi bayangmu. tenang saja aku tidak akan mempermasalahkan hal itu karena bagiku yang paling penting adalah kebahagiaanmu. aku suka sekali bercerita. cerita tentang alam, langit, bumi, laut, penghuni bumi, penghuni langit, dan tentunya kamu. semoga saja kamu tidak tersedak ataupun tersandung saat aku menyebut namamu. aku jadi ingat kata temanku. perempuan itu harus pandai bercerita. kamu tahu kenapa? selama ini orang beranggapan bahwa perempuan itu banyak bicara dan tak akan pernah lelah untuk berucap apalagi bercerita. mungkin kamu kesal mendengarku. tapi sebenarnya ada rahasia dibalik itu semua. apalagi untuk kamu yang mempersiapkan…

  • Sastra dan seisinya

    Kekuatan

    langit abu. suhu beradu. gelap tak menentu. sekarang aku berada di tengah sunyi. sebuah kesenyapan yang akan membuatku banyak bertanya: seberapa besar kekuatan yang kumiliki? kuat bukan berarti pertunjukkan fisik. disini akan kuberitahu sesuatu. untukmu: refleksi diri di penghujung ramadhan. banyak sekali kata-kata yang sudah kudapat dan kubaca sebagai peringatan akhir pertemuan kita. tenang saja. aku sudah khatam. tapi maaf sekali lagi karena sampai detik ini-memikirkan dirimu-aku belum memahami maknanya. sedikit atau tidak sama sekali. biarkan diri ini memilih bayangan. ada atau lenyap. tak peduli bagiku jika kamu tak ingin berhadapan dengan itu semua. karena pada kenyataannya, bayangan akan terus mengikutimu. entah ada cahaya atau tidak. entah ada air atau…

  • story of assalaam

    tanggal kelahiran

    #story of assalaam 6 kini untuk pertama kalinya aku mendapatkan tanggal kelahiranku di tempat ini. kebanyakan orang menyebutnya ini sebagai hari ulang tahun. ya terserah kamu mau sebut apa. karena mungkin aku yang sudah terbiasa melakukan ‘sesuatu’ di tanggal kelahiranku, kini akan menjadi sepi (?) tempat ini, tak mengijinkanku untuk melakukan berbagai hal yang bersangkutan dengan tanggal kelahiran. aku tidak pernah membicarakan tanggal kelahiranku didepan teman-teman. tak pernah bercuap-cuap ria mengatakan seberapa penting tanggal kelahiran bagiku kecuali untuk mengingat kisah heroik para ibu yang mempertaruhkan nyawanya kepada seseorang yang justru selalu membuat ibu ‘terbebani’. siang itu. aku masih ingat bagaimana perlakuan teman-teman sekamarku yang kupikir ingat tanggal kelahiranku. tak penting…

  • Sastra dan seisinya

    al fatihah

    mungkin hatiku memang sudah terpaut denganmu. lisanku saja sudah lancar mengucapkan pujian-pujian untukMu. aku yakin kamu juga melakukannya walaupun jujur saja aku tak yakin apakah kamu sadar atau tidak. dua, empat, empat, tiga, empat, atau bahkan lebih banyak diluar perhitunganku. pujian-pujian yang semua anak sudah pasti menghafalnya. ya itu surat pertama yang diajarkan oleh hampir semua ibu. ketika aku berada di alam rahim dan kini beralih ke alam dunia. oh jadi ini yang sering ibu ucapkan. kalimat pujia-pujian untuk tuanku. tuan alam rahim. tuan semesta. oh ya akhirnya aku tahu: al fatihah. Jayapura, 20 Juli 2014 23.28 wit

  • Sastra dan seisinya

    Khusyu'

    malam hari ini begitu keras. angin-angin sayup dan awan yang tak mengijinkan bintang menyapaku saat ini. ingin aku tetap berdiri dengan tegap. mengagungkan namaMu. berirama melantunkan ayat-ayat cinta dariMu. ketika orang beramai-ramai menyalahkan arti khusyu’, aku justru diam termanggu. khusyu’ tak sekadar berdiri dibelakang imam. atau mungkin kamu pernah bilang bahwa khusyu’ adalah julukan bagi sholatnya orang-orang masjid. belum tentu. begitu katamu. aku pernah dengar dari sosok yang berdiri di mimbar, bahwa khusyu’ adalah saat berdirimu dan sujudmu adalah yang paling lama kamu biarkan berada dalam ketentraman, kehanyutan, dan kesejukan. akhirnya aku tahu. semua itu sama seperti diriku. jika kamu ingin kejujuran dariku tantang arti khusyu’, aku akan memberitahumu sesuatu.…

  • Sastra dan seisinya

    Degupan Jantung

    “aku tak tahu bagaimana caranya menghentikan degup jantung ini.” pikirku. malam ini untuk kesekian kalinya aku termenung. lagi-lagi aku paham dengan kebodohanku tapi aku tetap mengulanginya. mau sampai kapan, aku harus seperti ini? bertindak tak karuan. memaksakan kehendak. memastikan sebuah keserasian. barangkali memang begitu keadaanya. aku terperangkap dalam jeratan. bukan kamu yang membuatnya. bukan kamu yang menginginkannya. tapi aku, terus saja menyalahkanmu dan berkata bahwa kita serasi. aku ingin menciptakan sebuah jeda. entah itu masa tenggang atau masa penghilangan ruang dan waktu antara kita. apa itu lebih baik. melihat namamu saja membuatku teringat banyak hal. semua tentang ketidakwarasanku. tentang perilaku yang sebenarnya masih jauh dikatakan pantas. begitu yang sering aku…

  • Sastra dan seisinya

    apa atuh

    da aku mah apa atuh. dibilang sibuk, tak mau. terkenal juga tidak. tuh kan, aku mah hanya butiran debu mereun nyak… aku memang bukan akhwat super seperti yang pernah atau mungkin sering kamu lihat. kamu benar, aku memang tidak seanggun lainnya. kata orang kelakuanku pecicilan. aku ingin bilang, mungkin aku hanyalah mawar berduri. terserah kamu mau memahami atau tidak. sudah itu saja. Kebumen, 9 Juli 2014 22.17 (UT+7)

  • Sastra dan seisinya

    merindukan hujan di musim panas

    ah aku terlalu naif. apa mungkin? banyak hal yang tak dapat kusembunyikan. banyak pula yang terlalu gamblang kuperlihatkan. ya mungkin saja, aku yang terlalu jujur. mudah sekali mulut ini berucap. tapi mengapa hati ini sulit untuk berkata tidak? ah aku terlalu naif. kenangan itu masih saja dalam bayangan. entah seakan-akan hanya sebagai permainan tuan merah, atau itu sebuah ilusi yang nyata. aduhai, mana ada ilusi yang nyata(?) ya benar sudah, kini aku terlalu naif. saat kata maaf terucap dari dirimu, aku membayangkan berbagai hal. bahkan terlalu jauh. apa maksud dari itu semua? apa itu sebuah tanda (?) semoga bukan tentang perpisahan ataupun pemberhentian. layaknya bus yang berhenti di tiap haltenya.…

  • Cerita Sejarah,  Sastra dan seisinya

    Bismillah

    jadi, kalau kita mau makan.minum.tidur.nonton tv.baca buku. harus dimulai dengan basmalah. apapun yang akan kamu lakukan, mulailah dengan bismillahirrohmaanirrohiim…. ingat sebuah kisah wanita luar biasa menawannya yang wangi tubuhnya merebak ke seluruh daerah di masa itu. ahh kupikir masa sekarang juga dapat merasakannya. -Masyitoh ya karena, apapun yang akan kamu lakukan ataupun telah kamu lakukan, semua itu karena Alloh bukan? yang sering sekali kamu sebut-sebut dalam sholatmu, dzikirmu, dan bahkan ketika kamu bersin kamu menyebut namaNya. kamu bilang itu sebagai rasa syukur karena kamu telah diberi dan dicukupkan akan banyak hal olehNya. begitu kamu bilang, Raja Semesta. Sumedang, 07 Juli 2014 20.36 (UT+7)

error: Content is protected !!