• Puisi (Aku dan Kamu)

    Kamu

    Aku dan kamu Meski kini ada dia si kecil periang Meski kini ada dia si kecil lugu Bagiku dalam tidurku, Hanya ada kamu dalam dekap malamku Aku dan kamu Meski aku tahu bahwa kamu adalah lelaki pemalu Meski aku tahu bahwa kamu adalah lelaki pekerja keras Di tiap harinya jalan jauh menerjang lembah dan bukit melawan ego dan emosi di rumah maupun di kantor Aku dan kamu Meski aku tahu bahwa Alloh lah perencana segalanya Mesi kelak suatu saat nanti rasa diantara kita mulai pudar, Aku hanya ingin ada ungkapan, ucapan, dan tingkah laku, yang membuatku terhibur di sela sepinya kasih sayang antar kekasih… Aku hanya ingin kamu tahu bahwa…

  • Cerita Ibu Anak

    Jika Kamu Marah..

    “Kamu ini, dikasih tau ibu kok ga nurut!” Di rumah. Dengan segenap kedongkolan dihati, kamu berusaha menasihati anakmu. Namun tampaknya sia-sia. Bukan karna tidak didengar, tapi karena dia hanyalah si kecil. Seorang anak yang hanya ingin bermain dan berlarian kesana kemari hanya untuk menghabiskan tenaga yang ia punya. Sedangkan kamu sudah tidak kuat lagi melihatnya. Badanmu lelah, matamu pun mengantuk usai begadang semalaman karena si kecil merengek, kerjaanmu belum kelar, dan tentunya rumah yang lagi-lagi berantakan. Bagaimana jika pada akhirnya kamu marah? Ketika kamu marah, maka syaitan semakin dekat disekitarmu. Bersiap untuk menertawakan emosimu yang membuncah. Sedangkah malaikat yang mewanti-wantimu di dalam hatimu, perlahan bersiap membuka catatan amalanmu. Begitu juga…

  • Sastra dan seisinya

    Surau Suara Ramadhan

    Di surau, Ada seorang perempuan dengan segala kekhawatirannya, kesedihannya, kerapuhannya, kelemahannya, menembus penjuru sudut. Suara gemuruh layaknya tangis dan pekikan jerit hati menyelimuti seluruh dirinya. Basah sudah dalam tubuhnya. Mengingat hari perhari yang telah dilalui setelah ternobatkan menjadi seorang Ibu. Baginya: “aku belum bisa tangguh sebagai Ibu. Mungkin akulah ibu yang buruk. Tak ada kasih dan juga sayang. Tak mengasihi ataupula dikasihi.” Di Surau Suara, Tak ada tempat yang mampu mendengar suaraku kecuali di surau ini. Surau langit sendu dan rintikan hujan yang ikut menghamburkan suara-suaraku. Lompatan dan jurang yang kulalui bersama malaikat kecil dan juga pendamping hidup, mungkin apa yang kualami baginya sekadar remeh temeh. Suara tak penting yang…

  • Puisi (Aku dan Kamu)

    YANG SLALU KUSUKAI UNTUKMU

    Nampak sipit bibirmu saat tersenyum Aroma bajumu semerbak sedikit bau aneh Ketika kau tertarik pada sesuatu Kau terlihat seperti anak kecil Nampak bahagia dengan senyum polosmu Kau yang slalu berusaha keras Kau yang ternyata Wonder Woman Kau yang menghargai persahabatan Kau yang tak suka sambal pedas Dan kau yangvterkadang bertingkah aneh Suara nafasmu saat tertidur Kau slalu menceritakan kisah aneh Yang terjadi dalam setiap mimpimu Bagaimana pun dirimu… Kau sangat manis budi Dengan segala hal yang baik darimu Dan segala hal yang buruk dariku Aku dengan yang seperti itu Dan slalu berada di sisimu Bagaimana pun dirimu Istriku Aku sangat mencintaimu istriku Lembang, 9 januari 2018

  • Puisi (Aku dan Kamu)

    Lelaki Subuhku

    Ada yang mengintip Itu langit fajar Ada yang datang Itu langkah malaikat Ada yang berkokok Itu ayam jago Ada yang bergegas Itu tetangga sebelah Ada yang membangunkan Itu suara mikrofon masjid Semuanya itu kata aktif Sedangkan, Ada yang dibangunkan Ada yang dibelai Ada yang dilelapkan Ada yang diheningkan Hingga, Ada yang digoda Semuanya itu kata pasif Dan kamu selalu menjadi pasifku Yang membuatku akan melakukan apapun untukmu Suamiku, yang selalu kujaga cintamu Cinta kita, cinta anak kita, dan cinta kepada Rabb kita Kaulah, Lelaki Subuhku Lembang 14 Januari 2018

  • Cerita Ibu Anak

    Nduk,

    Nduk, adanya kamu di dunia ini, memberitahukan bukne-mu sesuatu. Bahwa banyak hal yang mengubah seisi rumah ini, terutama tentang pakne-mu. Nduk, kamu sekarang sudah menjadi tempat pelarian pakne dan buknemu untuk berbagi cerita. Apalagi paknemu. Seandainya kami tau, pakne-mu yang pendiam itu, tetiba ada saja perkataan yang terlontar jika bersama denganmu. Taukah kamu nduk, setiap kali meneropong langit, pakne selalu saja berceloteh,”cincin buknemu itu ada di langit. Tuh tuh liat, cincin buknemu ada di planet Saturnus.” Atau semisal paknemu melihatmu menangis, pasti perkataan ini keluar,”kenapa nduk, mau mimik iya? bukne bukne, aku mau mimik.” Belum lagi kalau nangisnya makin panjang,”haduh nduk jangan suka tiru-tiru buknemu yang suka nangis ya.”  Sedangkan bukne-mu…

  • Puisi (Aku dan Kamu)

    Teruntuk Kekasihku

    Kekasihku Ketika malam menjadi pagi Ayam berkokok membangunkan nyawa Burung riang menari bersama awan Dan embun menghadiahkan kesejukan Ketika dirimu hadir Racun cinta bersemayam dalam tubuhku Senang, sedih, tawa, pilu Dan dirimu berhasil memberikanku luka Kekasihku seaindainya kau tahu, Dulu aku pernah berjanji untuk tidak pernah menangis karena seorang lelaki Dan pada akhirnya kau adalah lelaki pertama yang membuatku menangis karna cinta Dulu aku tidak pernah membayangkan menikah dengan seorang lelaki mulia sepertimu Dan pada akhirnya kau adalah lelaki pertama yang mengajarkanku tentang hikmah ayat-ayat cinta Dihari ini kau semakin menua Entah berapapun umurmu Ijinkanlah aku berdoa kepada Tuhanku Agar kita kelak akan menua bersama Dengan cinta yang tak pernah…

  • Sastra dan seisinya

    Mentari Pagi di Lembang

    Sudah memasuki 8 bulan sejak saya menikah di bulan Juli 2016. Dan selama 8 bulan juga, banyak hal yang telah saya alami untuk dipahami dan dipelajari. Ternyata tidak mudah. Kudu legowo. Satu kata dan itu bermakna dalam. Saya masih ingat pertama kali menikah, suami saya memberikan pesan untuk pernikahan kami. Aku adalah suamimu dan kamu adalah istriku, maka dua kata: sabar dan syukur. Aku akan menerimamu apa adanya, begitu juga denganmu yang menerimaku apa adanya. Aku bersabar dan bersyukur karena kamu adalah istriku, begitu juga kamu bersabar dan bersyukur karena aku adalah suamimu. Terasa sekali ada semacam pendewasaan didalam diri, karena sesungguhnya untuk mempertahankan cinta tidak semudah yang dibayangkan. Menikah…

error: Content is protected !!