Sastra dan seisinya

sendu

hari ini hujan. jatuhnya air dapat kurasakan. apa mungkin langit hari ini mendung seperti diriku yang saat ini sendu?
kupikir semua rasa itu sama. kamu boleh saja mengelompokkannya. hanya ada dua. semua rasa itu senang atau sendu. aku pilih yang kedua.
kamu pikir enak berada didalam rasa yang sama? apalagi semua rasa yang kuanggap tak berarti. sempat kuberpikir jahat. lebih baik aku merasakan hampa.
aku jatuh didalam laluku. aku kacau dalam hariku. aku bodoh untuk esokku.
sekali aku berpikir seperti itu, dan teguran pun datang,”istighfar untuk yang lalu, syukur untuk hari ini, doa untuk esok.”
terimakasih untukmu yang membuat hari ini penuh rasa. walau sampai sekarang belum dapat kupahami kapan rasa itu menjadi sesuatu yang indah. untuk saat ini. sendu.
Sumedang, 4 Juni 2014
21.29 (UT+7)
semua rasa itu sama,
untuk saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!