• Sastra dan seisinya

    Paripurna Cinta Ramadhan

    Ramadhan tahun ini, 1439 H, tak kusangka akan menjadi hari-hari yang begitu berkesan. Jika tahun sebelumnya, aku melalui ramadhan dengan berpuasa sembari mengandung, kini kembali bertemu ramadhan dengan menyusui anak pertamaku yang berusia 9m+ sembari menggendong janin yang berusia 7m+. Maka lengkap sudah hari-hari ramadhanku dengan nikmat dan cinta yang sungguh-sungguh “berkesan” itu. Banyak hal kejadian yang kualami saat-saat hari puasa datang hingga akhirnya dapat kujajaki satu persatu. Begitu juga dengan satu persatu dengan cerita berbeda di tiap harinya. Dari yang sudah pasti seperti ujian menahan lapar dan haus, uji mental kesabaran melihat anak menangis-merengek ingin ngempeng, atau perut keram dan tegang, aktifnya janin yang lagi hobi nendang-nendang, ditambah dengan…

  • Sastra dan seisinya

    Surau Suara Ramadhan

    Di surau, Ada seorang perempuan dengan segala kekhawatirannya, kesedihannya, kerapuhannya, kelemahannya, menembus penjuru sudut. Suara gemuruh layaknya tangis dan pekikan jerit hati menyelimuti seluruh dirinya. Basah sudah dalam tubuhnya. Mengingat hari perhari yang telah dilalui setelah ternobatkan menjadi seorang Ibu. Baginya: “aku belum bisa tangguh sebagai Ibu. Mungkin akulah ibu yang buruk. Tak ada kasih dan juga sayang. Tak mengasihi ataupula dikasihi.” Di Surau Suara, Tak ada tempat yang mampu mendengar suaraku kecuali di surau ini. Surau langit sendu dan rintikan hujan yang ikut menghamburkan suara-suaraku. Lompatan dan jurang yang kulalui bersama malaikat kecil dan juga pendamping hidup, mungkin apa yang kualami baginya sekadar remeh temeh. Suara tak penting yang…

  • Puisi (Aku dan Kamu),  Sastra dan seisinya

    Ramadhan Kita

    Ada kumandang takbir, kembang api, anak kecil, dan juga jajanan asap. Dari malam langit negeri santri ini kusampaikan, Sayangku, terimakasih atas panjatan doa-doamu yang telah membersamaiku selama ini. Maafkan Ramadhanku yang mungkin telah menyulitkanmu. Dan juga kenakalanku yang berbunyi maupun tersembunyi. Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk tahun pertama kita. Semoga Alloh menerima Ramadhan kita serta diizinkan untuk kembali menikmati dan mensyukuri Ramadhan yang akan datang bersama Sang harapan-harapan kecil kita. Taqobalallohu minna wa minkum ..

  • Sastra dan seisinya

    Cerita Bersama Rindu

    Pada waktunya, kita telah membersamai rindu hingga coretan yang tak terbatas. Kerinduanku padamu, menjadikanku egois pada waktu. Kubiarkan ia lalu lalang, lewat begitu cepat sampai-sampai tak peduli tentang kenyataan bahwa kamu berada jauh dariku. Semakin kuingat tentang kebersamaanku denganmu, semakin sakit rindu ini mencabik pilu ruang memoriku. Kugali detail setiap perkataan manismu, cerita lucumu, salah tingkahmu, senyummu, semuanya! Dan aku diam-diam hanya bisa mengeluarkan tawa kecil disusul dengan air mata yang tetiba ikut keluar membasahi pipi. Meski sudah kutanya pada rindu, bagaimana rasa kesal ini terus menumpuk, pada akhirnya aku tak mampu untuk membuang kesalku padamu. Kamu benar-benar membuatku takluk tanpa tahu arah.  Pada waktunya pula kita membersamai rindu untuk…

  • Sastra dan seisinya

    Kekuatan

    langit abu. suhu beradu. gelap tak menentu. sekarang aku berada di tengah sunyi. sebuah kesenyapan yang akan membuatku banyak bertanya: seberapa besar kekuatan yang kumiliki? kuat bukan berarti pertunjukkan fisik. disini akan kuberitahu sesuatu. untukmu: refleksi diri di penghujung ramadhan. banyak sekali kata-kata yang sudah kudapat dan kubaca sebagai peringatan akhir pertemuan kita. tenang saja. aku sudah khatam. tapi maaf sekali lagi karena sampai detik ini-memikirkan dirimu-aku belum memahami maknanya. sedikit atau tidak sama sekali. biarkan diri ini memilih bayangan. ada atau lenyap. tak peduli bagiku jika kamu tak ingin berhadapan dengan itu semua. karena pada kenyataannya, bayangan akan terus mengikutimu. entah ada cahaya atau tidak. entah ada air atau…

  • Sastra dan seisinya

    tertawan

    akhirnya aku tahu bagaimana rasanya-ketika banyak yang menyebutnya sebagai “tertawan”. saat aku dan temanku. sebagai orang yang pertama kali. mewujudkan rasa ingin tahu. memburu waktu sholat maghrib. mengejar agar tidak sampai pada keterlambatan. adzan berkumandang. dan hari ini kita berbuka yang benar-benar sebagai pembuka. awal ramadhan. bis belum juga datang. atau mungkin memang tidak akan datang. sudah hampir stgh jam kita menunggu. dan akhirnya terbentuklah sebuah keputusan. tak ada bis, elf pun jadi! batin kita. hingga akhirnya dengan percaya diri, sebagai anak cucu yang untuk pertama kalinya menaiki elf- kendaraan “murah” yang selalu penuh sesak tak hanya dengan orang namun juga asap rokok yang berstatus tidak tahu malu menyelinap ke…

  • (c)Zbioastroart,  Cerita Langit,  Sastra dan seisinya

    Ramadhan 1435 H

    Ramadhan yang dirindu. Ramadhan yang ditunggu. aku tak akan lagi berpura-pura merindukanmu atau pun menunggumu. merasakan dahsyatnya getaran cinta dan keberkahan. tarikan nafsu dan pertahanan jiwa. saat semuanya, para tuan merah kini harus dibelenggu, dibalik jeruji gelap. itu pantas untukmu. karena sekarang giliranku. tak akan kusia-siakan kesempatan. di bulan ini. Ramadhan, tentang cinta dan keberkahan. akhirnya terobati sudah penantian ini. dan disinilah aku. akan kuraih cintaMu. dengan beragam caraku. bulan ini akan menjadi saksi cinta kita. antara aku dan Engkau. Ya Rabb! SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1435 H cinta dan keberkahan, indahnya saling memaafkan Follow @Zbioastroart Fb: Zbioastro art

error: Content is protected !!