Cerita di Sekitar Kita,  Cerita Sejarah,  Cerita Sekolah

Tidak untuk Digoda

suatu malam saya sedang bersama dengan teman-teman di sebuah rumah makan. bisa dibilang, makan malam ini adalah ucapan perpisahan karena salah satu teman akan pergi: pulan ke kampung halamannya. teman saya ini perempuan dengan style fesyennya yang sangat modis. satu hal yang membuat saya heran adalah pada saat makan malam selesai, ia berganti kostum dari yang sebelumnya digunakan. jujur saja, saya berhasil kaget dibuatnya. dengan menjulurkan jilbab yang besar serta gamis yang benar-benar menutupi dirinya. Ah, mungkin saya tidak sekedar kaget karena perubahannya yang dibilang tiba-tiba. saya pun kagetelihat dirinya, mengapa begitu ‘adem’ saat menggunakan pakaian yang serba tertutup itu.

ketika ditanya mengapa, dia menjawab,”ini namanya pakaian malam guys! jadi kalau kayak gini kan gak da yang berani nggangguin. aku juga takut kali pulang sendiri malem-malem. kalau kayak gini kan aman tuh.”

batin saya, cerdas bener. Alloh itu begitu baik dengan perintahnya agar kaum hawa menutup dengan ‘baik’. kalau menurut orang perintah tersebut meribetkan, atau bertele-tele, tapi tidak bagi saya. coba lihat, orang yang tertutup bisa cuek dihadapan preman sekaligus, karena ia yakin tak akan digoda. bagaimana dengan yang auratnya dihumbar? memanjakan mata kaum adam. tidak heran bukan jika tiba-tiba saja digoda, dipanggil, dicoel, atau bahkan…. duhduhh na’udzubillahimindzalik. semoga kita bukan golongan orang yang mempermudah orang lain untuk melakukan maksiat.

begini kira-kira ilustrasinya:
IMG_8226-0.JPG

comic: 99++ nasihat Nabi untuk perempuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!