-
Perempuan yang Menutup Mata
Betul bahwa malam akan menjadi saksi mentup matanya para perempuan. Angin dingin dan juga suara gemerisik daun pepohonan depan rumah menjadikan malam-malam sunyi kian menyakitkan. Perempuan yang mulai menutup mata, selalu siap dengan hal-hal pilu yang akan terjadi slama tidurnya. Saat berbaring, hati dan fikiran perempuan perlahan mulai tercampur. Drama-drama menyenangkan maupun menyakitkan terolah dengan sendirinya. Perempuan memang pandai berimajinasi tentang perasaan. Ia tidak peduli mana yang ego mana yang rasional. Ia tidak mau ikut campur bahwa drama-drama tersebut bisa jadi akan membuatnya penuh harapan-harapan yang tidak pasti. Maka saat menutup matanya, drama itu dimulai. Dari sekian banyak perempuan, pasti akan menciptakan drama menyenangkan. Tentu hal ini dilakukan agar tidur…
-
Penyakit Bernama Rindu
Ada sebuah penyakit yang namanya tidak tercantum dalam kamus kedokteran. Kusebut ia dengan rindu. Mungkin banyak yang dapat mengungkapkan dengan mudah, bagaimana penyakit ini bekerja. Bagaimana rindu, menjangkit di syaraf dan mengalir bersama aliran pembuluh darah. Namun rindu, bagiku ia menjelma sedemikian rupa – mengabaikan lelah, mengacaukan pikiran hingga memadamkan rasa. Pada akhirnya, saat rasa dan pikiran mengelak, maka tubuh akan menyerap energi rindu. Energi yang berlebih menjadikan tubuh terekspresi dengan ragam cara seperti demam misalnya. Suhu tubuh rendah dan tinggi secara tak beraturan, lidah tidak pahit juga tidak manis, badan lemas dan hanya mampu bersandar di alas tidur, dan mata hanya berharap melihat manis wajahnya. Sedangkan pikiran menyela dengan…
-
Perempuan Pendiam
Untuk perempuan yang tiba-tiba saja menjadi pendiam. Ketauhilah bahwa mungkin dirimu sedang dilanda galau hebat dan kamu lebih memilih diam. Atau mungkin saja kamu akan mengalami suatu kejadian besar sehingga sekarang kamu lebih memilih untuk diam sejenak. Atau kamu belakangan ini memikirkan perencanaan masa depan dan lagi-lagi kamu memilih diam. Benar, sekarang kamu benar-benar diam dan mungkin itu yang terbaik. Meski pernah terucap beberapa kata dan itu menyakitkan orang lain, maka diamlah. Kamu yang menjadi diam dengannya, tanpa banyak kata, tanpa banyak tatap. Seakan diam adalah cara bicaramu dengannya. Semoga dia tidak membenci diam mu itu. Perempuan pendiam, Tetaplah ceria. Seperti itu. Kamu yang kusuka. Jatinangor, 19 Mei 2016 10.57…
-
Kamu mahasiswa tingkat akhir?
Saat ini saya sedang berada di tingkat akhir sebagai mahasiswa. Seperti yang kita ketahui bahwa kewajiban sebagai mahasiswa harus dituntaskan: skripsi. maka ketika kamu memasuki duni tingkat akhir, persiapkan segala bentuk mental dan fisik untuk membentengi dirimu dari berbagai hal yang mungkin akan terjadi. Saya sebagai mahasiswa tingkat akhir di era 2016, akan berbagi cerita tentang dilema mahasiswa tingkat akhir. cerita ini diambil dari pengalaman teman-teman kampus dan juga saya sendiri. Judul tugas akhir. Memasuki tingkat akhir, kamu akan dihadapi dengan kegalauan tema penelitian yang akan kamu kerjakan. berbagai hal harus dipikirkan dengan matang terkait efisiensi waktu, lokasi, dana, dosen pembimbimbing, dan manfaat kedepannya. belum lagi ketika banyak dari dosen…
-
Rumah kita, Mangrove
Mangrove Centre, hari ini ada kisah menarik dari KOPMA (Kelompok Pelindung Mangrove) Perumahan Giri Indah-Balikpapan. Sebelum mencapai pintu depan mangrove centre, saya melewati perumahan bagus dengan jalan tiap gang nya diberi nama Jl. Mangrove. Sambil menunggu perahu untuk mengelilingi hutan mangrove, saya mengobrol asik dengan pengelola hutan mangrove. Saya akui bahwa masyarakat disini begitu baik mau menyanyangi Mangrove meski pihak-pihak yang berwenang kurang begitu memperhatikan. Masyarakat rajin membuat proposal mencari dana sana-sini untuk pemeliharaan hutan Mangrove. Mangrove centre dijaga dengan baik oleh masyarakat sekitar. Hal ini disadari masyarakat karena saat kayu-kayu mangrove di eksploitasi di masa itu, terjadi angin puting beliung dan menerbangkan atap-atap rumah. Sehingga masyarakat berfikir bahwa Magrove…
-
Suasana GMT ’83 (Kala) itu
Gerhana matahari total saat itu ternyata masih memberikan bekas pada ingatan masyarakat Indonesia. Adanya unsur budaya dan cerita leluhur menjadikan fenomena gerhana layaknya peristiwa menyeramkan dan patut ditakuti. Tentunya kisah Batara Kala atau Kala Rau menjadi sosok monster yang ditakuti. Beragam cara dilakukan oleh masyarakat yang teguh dengan mitosnya seperti para orang tua yang harus membuat kegaduhan bunyi-bunyian dengan menabuh alat/benda/kentungan atau mengayunkan tumbukan padi. Sedangkan anak-anak harus bersembunyi karena dipercaya bahwa Kala akan menculik anak-anak. Kebumen Seperti yang dialami oleh nenek saya. Umurnya kini sudah 70-an walaupun kemampuan mengingat dan mendengarnya sudah mulai berkurang, ketika ditanya apa yang terjadi saat gerhana matahari total beliau menjawab,”peteng nduk.” singkat padat dan jelas.…
-
Kepada Waktu yang Terus Berjalan
Saya, manusia yang belum beberapa lama menginjak umur 21, ingin sekali berteriak mengeluh kesahkan: Tuhan, tolong hentikan waktu untuk sekejap! Sedetik itu berharga. Seberharga kita memikirkan apa yang akan kita lakukan, bagaimana masa depan, mengapa hidup, dan untuk apa waktu dibiarkan terus berjalan. Mungkin seandainya saya mampu memperbudak waktu, kubiarkan sehari lebih dari 24 jam. Karna ternyata, baru kali ini pula, saya benar-benar merasakan bahwa, waktu yang terus berjalan menyebabkan degup jantung tak karuan rasanya. “Dag dig dug, kenapa jadi deg-deg an? Apa ini yang disebut kegelisahan mahasiswa tingkat akhir?”, batin saya. Kepada waktu yang terus berjalan, semoga kau tidak terburu-buru dan berlari meninggalkan. Berharap menggarap skripsi bisa seindah membayangkan…
-
Kurir
Pada dasarnya manusia akan bekerja keras karna membutuhkannya dan memohon saat menginginkannya. Mulanya manusia di awal keinginannya, akan melakukan permohonan dengan sungguh-sungguh; sikap yang baik; perilaku yang ramah. Bagaimana jika keinginannya tak kunjung datang? Rugilah manusia karena tidak peka dengan apa yang ada pada dirinya maupun disekitarnya. Mungkin hanya manusia yang tangguh yang mengerti bahwa permohonan tidak cukup dengan sekali, begitu juga dengan keinginan yang muncul berkali-kali. Sedangkan kita tidak pernah tau bahwa ada kurir yang mengantarkan surat-surat permohonan kita. Tergantung bagaimana permohonan tersebut, jika menyenangkan maka beruntunglah karena kurir akan mengantarkannya dengan senang hati. Kubilang, pasti lekas sampai. Percayalah kepada gelombang timbal balik Doakan terus-menerus Jangan dikira tidak ada…
-
Menuju Februari
Ada banyak hal yang terjadi selama satu bulan ini. Semuanya melibatkan perasaan, khususnya di tempat baru. Anak-anak kecil dengan bahasa Inggrisnya, Bapak-bapak dengan petaninya, Ibu-ibu dengan ngajinya. Menerima, katamu, lebih sulit daripada diterima. Menerima adalah kata kerja dan saat kita mulai menerima maka kita memutuskan untuk mulai bekerja: melatih akal dan rasa untuk menerima setiap kejadian. Saat kita memutuskan untuk menerima, saat itu juga kita maju satu langkah menuju dewasa. Terimakasih untuk Januari, bulan ini sungguh-sungguh melibatkan perasaan. Dan ini, menyulitkan! Aku memilih bahagia karena sebentar lagi Februari 🙂 Purwakarta, 27 Januari 2015
-
Teruntuk Masa Depan
Jikalau suatu saat nanti kamu bukan lagi seorang pelajar, maka jangan biarkan dirimu bermalas-malasan. Enggan membaca buku. Tidak memiliki rasa ingin tahu. Atau Ogah-ogahan untuk belajar. Jikalau suatu saat nanti kamu bukan lagi gadis ataupun lelaki lugu, maka jangan biarkan dirimu menjadi sosok dewasa yang angkuh. Terlena dengan kemegahan dunia. Terlibat dengan emosi yang berlebihan. Termakan dengan nafsu tak karuan. Jikalau suatu saat nanti ada sesorang yang benar-benar mencintaimu sebagai satu-satunya, maka lakukanlah dengan tulus. Hingga ketulusan tersebut menjadikan (kita) hidup bersama serta bahagia menuju jannahNya. Jikalau suatu saat nanti kamu memiliki keturunan, maka jagalah karena Tuhan telah menitipkannya. Kelak keturunan tersebut akan menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan beramal…
-
Pesan dari Ayah
“Selamat ulang tahun Zifa, ayah dan ibu selalu mendoakan sst yang terbaik tercurah bagi Zifa. Diberikan kesehatan, umur panjang, selalu diberikan kebahagian, diberikan kemudahan dalam segala urusan. Diberikan rasa kasih sayang sama keluarga, ayah ibu adik2 dan saudara2. Dijadikan insan yang memberikan banyak manfaat bagi kemanusiaan. Nantinya diberikan keturunan anak2 yang sholeh. Maafkan ayah bila selama ini belum bisa memberikan yang terbaik buat Zifa.” You’re my best daddy forever. Lelaki paling perhatian, selalu mendoakan Zifa setiap saat. Terimakasih sudah menjadi ayah zifa yang mendidik dan mengajarkan Zifa banyak hal. Love you so much. You’re lovely daughter: perempuan yang saat ini di umur 21 (aku kan slalu ada sekalipun di hari…
-
Sakit (:)
Tentang sakit yang katanya disebabkan oleh ketidakseimbangan metabolisme dalam tubuh. Makanan tidak tercerna dengan baik, kondisi lingkungan yang tidak sehat, aktivitas keseharian yang tidak baik, sehingga akumulasi dari kesemuanya atau bahkan salah satunya saja dapat menyebabkan tubuh lemah dan akhirnya jatuh sakit. Sudah dua hari ini, saya bersama orang baru dan di lingkungan yang baru. Gaya hidup yang baru, cara komunikasi yang baru, aktivitas baru, dan atitude yang baru. Awalnya semua normal seperti biasanya. Berpakaian rapih, berbicara yang baik, saya pikir hampir semua halnya adalah baik. Itu yang saya lihat di hari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Ketika hari itu tiba, semua runyam. Ada semacam tekanan psikologis yang membuat diri saya syok hingga…